Materi Bahasa Indonesia Kelas IXE – PJJ Senin, 26 Januari 2026
Assalamualaikum Wr. Wb. teman-teman sekalian! 😊
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan hasil analisis saya mengenai hubungan antara kedua materi yang telah dikirim.
Pertama-tama, saya akan memberikan kesimpulan dari materi pada masing-masing link:
- Link pertama dari Facebook, isi postingannya adalah edukasi yang membahas mengenai beberapa kalimat yang tidak boleh diucapkan oleh MC. Memang tidak disebutkan secara eksplisit mengapa kita tidak boleh menggunakan kalimat-kalimat tersebut. Tapi dapat kita pahami dan simpulkan bahwa isi dari video tersebut adalah mengenai penggunaan bahasa yang efektif dalam mengisi acara, dan bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Yang kedua dari blog sbsvalid, kita menemukan penjelasan tentang dua hal penting. Pertama adalah majas pleonasme—ini adalah jenis majas yang menggunakan kata-kata yang berlebih atau bahkan berulang-ulang hanya untuk menegaskan maknanya saja—
Contohnya seperti "Dia sudah turun ke bawah", sedangkan kata "turun" saja sudah jelas arahnya ke bawah, jadi penambahan kata "ke bawah" adalah berlebih. Lalu yang kedua adalah tentang kalimat efektif, yaitu kalimat yang menyampaikan pesan dengan jelas, tepat, dan tidak membingungkan pembaca.
Apa hubungan dari kedua materi tersebut?
Jadi, hubungan antara ploenasme dengan kalimat efektif adalah:
Sebenarnya, ploenasme bukanlah sesuatu yang salah secara mutlak. Terkadang, kata yang berlebih memang diperlukan untuk menegaskan sesuatu yang penting. Tapi masalahnya, kalau kita terlalu sering menggunakan pleonasme, kalimat kita akan kehilangan kesan efektif!
Misalnya, kalau kita mengatakan "aku benar-benar sungguh sangat senang sekali bisa ketemu kamu", itu membuat kalimat yang disampaikan jadi terkesan terlalu berlebihan, boros dalam penggunaan kata, dan terkadang dapat membingungkan audiens. Padahal kita bisa langsung menyebutkan, "aku sangat senang bisa ketemu kamu", dan itu sudah termasuk kalimat yang jelas dan efektif.
Jadi dapat kita simpulkan, kalimat yang disebut tidak boleh digunakan oleh mc, sesuai yang ada di postingan Facebook itu kemungkinan karena tidak memenuhi syarat menjadi kalimat efektif; salah satunya mungkin karena penggunaan pleonasme yang tidak perlu, atau mungkin cara penyampaiannya yang kurang jelas dan membuat pesan jadi tidak tepat.
Semoga penjelasan dari saya ini bisa bantu teman-teman lebih paham ya tentang materi bahasa Indonesia kita kali ini. Kalau ada yang masih bingung bisa langsung tanya aja ya! 😊
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
