5 jenis kata ulang/Reduplikat.
I. Kata ulang murni
Yaitu adalah kata ulang yang bisa berdiri sendiri tanpa harus diulang, atau kata yang sudah ada maknanya sendiri. Contohnya adalah:
1. Rak-kak
2. Hari-hari
3. Batu-batu
4. Pagi-Pagi
5. Meja-meja
II. Kata ulang sebagian
Yaitu kata ulang yang, kata nya hanya diulang sebagian dari kata dasar. Contohnya adalah
1. Lelaki
2. Tetangga
3. Sesama
4. Pegunungan
5. Dedaunan
III. Kata Ulang Semu.
Yaitu kata ulang yang tidak memiliki makna jika tidak diulang. Contohnya adalah:
1. Pura-pura
2. Paru-Paru
3. Berang-berang
4. Aba-aba.
5. Biri-biri
IV. Kata Ulang Berimbuhan.
Yaitu kata ulang yang salah satu sisinya diberi imbuhan. Contohnya adalah:
1. Menari-nari
2. Bersalam-salaman
3. Rumah-rumahan
4. Berjalan-jalan
5. Berhari-hari
V. Kata ulang berubah bunyi
Yaitu kata ulang yang penyebutannya berubah setelah diulang. Contohnya adalah:
1. Lauk-pauk
2. Ramah-kamah
3. Serba serbi.
4. Teka-teki
5. Gerak-gerik
Berikut adalah contoh penggunaan kata ulang dalam bentuk kalimat.
I. Kata Ulang Murni
1. Rak-rak buku itu digigit rayap
2. Dia berangkat pagi-pagi untuk menyusul ibunya
3. Tanpamu hari-hari terasa berat
4. Meja-meja di kelas kami sudah tidak layak
5. Batu-batu kecil berserakan di tepi jalan
II. Kata Ulang Sebagian
1. Lelaki itu mengenakan jas hitam.
2. Udara di pegunungan Himalaya terasa sejuk.
3. Tetangga saya sangat ramah.
4. Pada musim gugur dedaunan mulai berjatuhan.
5. Sesama umat beragama harus saling toleransi.
III. Kata Ulang Semu
1. Dia berpura-pura tidak ingat.
2. Tetangga gue sakit radang paru-paru.
3. Saya ingin memelihara berang-berang.
4. Kami menggembala biri-biri.
5. Segera melaksanakan perintah sesuai aba-aba yang diberikan.
IV. kata ulang berimbuhan.
1. Angin menari-nari lembut di wajahku, memberikan rasa tenang
2. Guru-guru saling bersalam-salaman menjelang bulan Ramadhan.
3. Rumah-rumahan itu terbuat dari susunan balok kayu.
4. Dia sakit berhari-hari.
5. Mereka berjalan-jalan santai di sekitar Pantai
V. Kata ulang berubah bunyi.
1. Lauk-pauk yang disajikan di warung itu selalu habis.
2. Teka-teki itu sulit dipecahkan.
3. Mereka disambut dengan ramah-tamah.
4. Ovang itu gerak-geriknya mencurigakan.
5. Serba-serbi fakta menarik tentang landak.