Rumahku
Namaku Taro.
sejak kecil aku tinggal di tempat terangker di kotaku,
bersama dengan Ayah dan Ibu juga dengan kedua saudaraku.
Teman-temanku bilang rumahku sangat seram,
Padahal 'kan rumahku selalu ramai pengunjung setiap hari, lantas apa yang menyeramkan?
Aku selalu heran dengan perkataan keluarga dan terutama kedua orangtuaku.
Mereka selalu bilang
“Kamu tidak punya saudara kandung”
Lalu... dua anak ini siapa...?
bukankah mereka adalah saudara kandungku?
Sudah 10 tahun berlalu.
Aku masih tinggal di tempat yang sama.
Semakin aku bertambah usia semakin aku mengerti dengan apa yang dibicarakan oleh keluarga dan kedua orangtuaku.
'kakak dan adik' ku sejak dulu ukuran tinggi badannya selalu sama dan tidak pernah berubah.
“Kenapa mereka selalu bertubuh kecil? mengapa mereka tidak pernah berubah ukuran tubuhnya?”
“Aku 'kan sudah bertambah usia,mereka kenapa tidak tumbuh juga?”
Pikirku pada usia 10 tahun.
Sekarang Aku sudah berusia 15 tahun.
Tubuh mereka tetap seperti anak normal yang berusia 8 tahun dan 3 tahun?
Belakangan ini Orangtuaku sangat sibuk,
Jadi Aku memutuskan untuk mencari tahu tentang kisah dibalik rumahku ini
sejak 3 tahun yang lalu,yaitu tepat pada aku berusia 12 tahun.
dan selama 3 tahun pun aku tidak punya sedikit informasi dan petunjuk tentang rumahku.
Dan pada akhirnya...
Ayahku meninggal.
Aku berpikir,mungkin Ayahku terlalu lelah ‘bekerja’ sehingga lupa dengan kesehatan dirinya?
Padahal sejak dulu Aku sangat ingin bertanya tentang rumah ini, Tetapi Ayah selalu mengelakku
dengan mengatakan “Tanya saja kepada ibumu, ayah sibuk.”
Sampai sekarang pun aku belum mengetahui apapun tentang rumahku.
No comments:
Post a Comment