Monday, November 3, 2025

Membangun Sikap Kritis Melalui Teks Diskusi

 Teks Diskusi


Teks diskusi adalah teks yang menyajikan pendapat atau sudut pandang berbeda tentang suatu masalah untuk dipertimbangkan oleh pembaca


Teks ini memiliki fungsi sosial sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat sehingga bisa diterima oleh pihak yang pro dan yang kontra.


Pentingnya Menyimpulkan isi Teks Diskusi

Hal ini dapat menambah wawasan dan menumbuhkan sikap menghargai pendapat orang lain.

Simpulan teks diskusi yang baik perlu mempertimbangkan gagasan utama dan gagasan pendukung kedua belah pihak sehingga dapat terangkum dan menjadi bagian dari jalan keluar terhadap masalah yang dibahas.


Struktur Teks Diskusi.

  • Pendahuluan: 

Berisi isu (topik) mengenai masalah yang dibahas

  • Satu sudut pandang:

Memaparkan gagasan utama disertai alasan dan bukti pendukung dari satu sudut pandang

  • Simpulan:

Pembahasan masalah dari sudut pandang berbeda dengan memaparkan kemungkinan penyelesaian masalah tersebut


Ciri Kebahasaan Teks Diskusi:

- Menggunakan kata yang memiliki keterhubungan makna

- Kata dan kalimat saling berhubungan

- Menggunakan kata yang bersifat persuasif

- Bahasa yang digunakan santun  


Langkah-Langkah Menyusun Teks Diskusi

1. Memilih dan menentukan topik yang akan ditulis

2. Menentukan tujuan teks diskusi

3. Mengumpulkan data untuk mendukung argumen dari dua sudut pandang berbeda

4. Menyusun kerangka tulisan

5. Pembahasan dengan mengembangkan kerangka karangan


Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan ketika menyusun simpulan atau saran, yakni:

a. Simpulan atau saran harus memuat argumen dari sisi pro dan kontra.

b. Simpulan atau saran menunjukkan evaluasi argumen yang paling efektif.

c. Simpulan atau saran harus berisi rekomendasi atau jalan tengah yang tidak memihak terhadap persoalan yang dibahas.


Contoh Teks Diskusi

Permasalah Sampah Yang Semakin Banyak


a. Isu

Sampah merupakan limbah yang dihasilkan setiap hari oleh masyarakat, dan jika tidak dikelola dengan baik maka bisa menjadi masalah besar. Masalah pengolahan sampah sendiri sudah ada sejak dulu sampai sekarang.


b. Argumen mendukung

Pengelolaan sampah sebenarnya bisa dilakukan dengan cara sederhana dan praktis, yakni dengan membakarnya. Hanya saja bagi pecinta alam, membakar sampah berpotensi merusak alam dan menimbulkan bencana atau masalah baru.


c. Argumen menentang

Pihak yang mencintai dan mempedulikan alam akan memilih melakukan komposting sampah. Yakni memilah sampah dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk. Sekaligus memanfaatkan sampah anorganik untuk berbagai keperluan, salah satunya diubah menjadi produk kerajinan tangan.


e. Simpulan

Sampah yang terus menumpuk pada dasarnya bisa diolah kembali, sehingga perlu dilakukan proses sortir. Sehingga solusi ini tidak membahayakan kondisi lingkungan.

No comments:

Post a Comment

Hubungan Antara Majas Pleonasme dan Kalimat Efektif

Materi Bahasa Indonesia Kelas IXE – PJJ Senin, 26 Januari 2026   Assalamualaikum Wr. Wb. teman-teman sekalian! 😊 Pada kesempatan kali ini, ...